Rukan Permata Senayan Blok A6, Jakarta Selatan 12210
 INFO
🏆 Selamat datang di website resmi KSMI — Komite Sepakbola Mini Indonesia ⚽ KSMI adalah anggota resmi IMF (International Minifootball Federation) dan AMFC (Asia Minifootball Federation) 📋 mini soccer sebagai ekosistem pembinaan dan kompetisi yang berdiri sendiri tetapi terhubung dengan ekosistem sepak bola yang lebih luas 🏅 KSMI berkomitmen mengembangkan sepakbola mini di seluruh Indonesia Segenap keluarga besar Pengurus Pusat Komite Sepakbola Mini Indonesia (PP KSMI) mengucapkan selamat ulang tahun kepada Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman yang ke 72. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, umur panjang, serta kekuatan dalam mengabdi bagi kemajuan olahraga Indonesia. 🏆 Selamat datang di website resmi KSMI — Komite Sepakbola Mini Indonesia ⚽ KSMI adalah anggota resmi IMF (International Minifootball Federation) dan AMFC (Asia Minifootball Federation) 📋 mini soccer sebagai ekosistem pembinaan dan kompetisi yang berdiri sendiri tetapi terhubung dengan ekosistem sepak bola yang lebih luas 🏅 KSMI berkomitmen mengembangkan sepakbola mini di seluruh Indonesia Segenap keluarga besar Pengurus Pusat Komite Sepakbola Mini Indonesia (PP KSMI) mengucapkan selamat ulang tahun kepada Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman yang ke 72. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, umur panjang, serta kekuatan dalam mengabdi bagi kemajuan olahraga Indonesia.
Berita Resmi

Menag Dukung Santri Super League 2026, KSMI Siapkan Cikal Bakal Liga Santri Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 Berita Resmi
Menag Dukung Santri Super League 2026, KSMI Siapkan Cikal Bakal Liga Santri Nasional

JAKARTA Jakarta — Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar memberikan dukungan terhadap rencana Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) menyelenggarakan Santri Super League 2026, sebuah kejuaraan sepak bola mini antarsantri yang diproyeksikan menjadi langkah awal menuju penyelenggaraan Liga Santri secara lebih luas pada tahun-tahun mendatang.

Dukungan tersebut disampaikan Menteri Agama saat menerima audiensi jajaran KSMI dalam rangka pembahasan rencana pelaksanaan Santri Super League 2026 di Jakarta, Senin, 28 September 2026. Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum KSMI memaparkan rencana kerja untuk meningkatkan minat dan talenta muda di kalangan santri melalui olahraga sepak bola mini. Program ini bertujuan membuka kesempatan bagi pesantren untuk berprestasi di bidang olahraga.

"Kami ingin mendorong minat dan talenta muda di kalangan pesantren meraih ajang prestasi lewat olahraga sepak bola mini Indonesia," ujar Yan Mulia Abidin dalam paparannya.

Menteri Agama menyambut positif gagasan tersebut. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam mengembangkan potensi santri tidak hanya di bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga olahraga dan non-akademik lainnya. Bagi KSMI, penyelenggaraan Santri Super League tidak semata-mata dipandang sebagai kompetisi untuk mencari juara. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan sepak bola mini yang dapat menjangkau berbagai lingkungan pendidikan dan komunitas di Indonesia. Dengan adanya kompetisi yang terstruktur, para pemain muda memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengalaman bertanding, mengembangkan kemampuan, membangun mental kompetitif, sekaligus belajar menghargai lawan dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. KSMI memandang Santri Super League 2026 sebagai sebuah titik awal dalam membangun tradisi kompetisi sepak bola mini di lingkungan pesantren dan pendidikan keagamaan. Dukungan dari Menteri Agama menjadi momentum penting untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara KSMI, Kementerian Agama, pesantren, madrasah, perguruan tinggi keagamaan, serta berbagai pemangku kepentingan olahraga. Dengan semangat tersebut, KSMI berharap Santri Super League dapat berkembang menjadi Liga Santri yang memiliki jangkauan nasional dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk komitmen, Pengurus KSMI menyerahkan cindera mata dan bola simbolis berlogo Santri Nasional Indonesia kepada Menteri Agama. Penyerahan simbolis ini menandai dimulainya kolaborasi antara KSMI dan Kementerian Agama.

Program ini ditargetkan menjangkau ribuan pesantren di seluruh Indonesia. Implementasi akan dimulai dengan pilot project di beberapa pesantren besar yang memiliki fasilitas olahraga memadai.

Dengan dukungan Kementerian Agama, diharapkan tercipta ekosistem olahraga yang sehat di lingkungan pesantren. Program ini juga menjadi jalur alternatif bagi santri berbakat untuk meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Rencananya, implementasi program akan dimulai awal tahun 2027. Tim kerja bersama akan segera menyusun pedoman teknis dan jadwal kompetisi antar pesantren.

Ketua Umum Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI), Yan Mulia Abidin, menyerahkan plakat cendera mata sebagai simbol komitmen dalam audiensi bersejarah tersebut.